MENGONTROL SUMBER AIR PERKOTAAN|JUAL MEMBRAN RO

MENGONTROL SUMBER AIR PERKOTAAN|JUAL MEMBRAN RO

Anak laki-laki saya yang berusia 7 tahun sangat menyukai mustard, jadi ada banyak kesempatan untuk pakaiannya tercakup di dalamnya. Mustard bisa menjadi noda yang sulit dihilangkan, itulah sebabnya saya dan istri saya memberi tahu putra kami, "Lebih mudah menghindari noda daripada menghilangkannya." Dengan kata lain Benjamin Franklin, "Satu ons pencegahan bernilai satu pon pengobatan." Etika yang sama ini dapat diterapkan pada polusi limpasan air hujan.

Menurut American Chemical Society, hampir 31 juta zat organik dan anorganik ada, 14 juta di antaranya tersedia secara komersial. Lebih lanjut, laporan Kantor Akuntabilitas Pemerintah tahun 2013 mencatat jumlah total bahan kimia yang terkandung dalam database EPA Toxic Substances Control Act (TSCA) saat ini adalah 84.000, 22.000 di antaranya ditambahkan antara tahun 1982 dan 2012.

Antara tahun 1970 dan 1995, volume bahan kimia organik sintetik yang digunakan meningkat tiga kali lipat dari 50 juta menjadi 150 juta ton, menurut studi Institut Hukum Lingkungan tahun 2002. Kita hidup di lingkungan yang dibanjiri jutaan bahan kimia dari sejumlah sumber—pupuk rumput, sabun cuci piring, semprotan aerosol—dan dalam banyak kasus, kita memiliki pengetahuan terbatas tentang bagaimana bahan kimia ini berinteraksi dengan lingkungan atau satu sama lain. Begitu bahan kimia ini berada di lingkungan, mereka sering diangkut melalui limpasan air hujan ke danau, sungai dan cekungan air tanah di mana mereka sulit dihilangkan dengan pengolahan standar.

Limpasan perkotaan sering mengandung campuran bahan kimia yang kompleks dan mengirimkan zat-zat ini dalam konsentrasi yang bervariasi. Mengobati bahan kimia ini dengan praktik end-of-pipe sangat menantang, mahal, dan keberhasilannya terbatas. Ini adalah paradigma di mana sistem dan program pengelolaan air hujan beroperasi. Konsep infrastruktur hijau dalam pengelolaan air hujan, yang mempromosikan penggunaan infiltrasi dan penangkapan limpasan melalui proses alami, merupakan langkah maju dalam pengelolaannya. Ini membahas penyebab limpasan air badai: volume air. Sementara infrastruktur hijau mengolah air untuk beberapa partikulat, praktik ini saja tidak bisa menjadi jawabannya. Bahan kimia di lingkungan masih ada, dan alih-alih diangkut ke hilir, mereka sekarang dapat menuju sumber daya air tanah.

Seperti halnya banyak masalah kompleks yang dihadapi masyarakat, solusinya beragam. Kita harus mempromosikan infrastruktur hijau dan perawatan ujung pipa, dan juga mendukung pengendalian sumber bahan kimia. Dari ketiga pendekatan ini, kontrol sumber secara historis telah menerima paling sedikit perhatian.

Contoh Kontrol Sumber

Ada banyak sumber yang memengaruhi perairan kita, beberapa di antaranya menyebar ke seluruh wilayah yang luas dan yang lainnya cenderung tetap fokus di area terbatas. Selain itu, beberapa masalah kualitas air dipengaruhi oleh berbagai sumber yang dapat dikaitkan dengan satu jenis polutan.

“Sindrom Salinitas Air Tawar”: Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengumpulkan data yang menyoroti tren yang mengganggu: Lebih dari 1/3 area drainase di AS mengalami peningkatan salinitas dan 90% mengalami perubahan alkalinitas. Masalahnya begitu luas sehingga para peneliti dari National Academy of Sciences menyebut ini sebagai "sindrom salinitas air tawar." Tiga keluarga sumber telah diidentifikasi: input antropogenik (garam jalan, limbah, limpasan irigasi), erosi asam bahan geologi alam dan pembusukan bahan antropogenik (beton, kapur). Dari sumber-sumber ini, garam jalanan sering menjadi penyebab terbesar. Tentu saja, garam sangat larut, membutuhkan perawatan seperti distilasi atau reverse osmosis untuk menghilangkannya dari air.

Penggunaan garam jalan membentang dari Dakota di Midwest hingga Maine di New England dan selatan hingga Missouri dan Virginia. Ini adalah area yang sama yang mengalami peningkatan besar dan dampak dari salinitas. Sebuah studi di Sungai Delaware menunjukkan kadar natrium telah meningkat 450% selama 70 tahun terakhir di dekat area pasokan air minum. Salinitas meningkatkan dampak kesehatan masyarakat dan dapat mempengaruhi orang-orang dengan hipertensi atau yang bergantung pada dialisis ginjal. Air yang lebih asam juga dapat menyebabkan korosi pipa, yang merupakan penyebab utama krisis air di Flint, Michigan baru-baru ini. Ini juga mempengaruhi ekosistem. Di Milwaukee, ada korelasi antara tingkat salinitas dan jenis kutu air yang padat. Meskipun dampak yang tampaknya kecil, kondisi tersebut dapat berdampak signifikan terhadap serangga air dan berdampak buruk pada spesies air.

Untuk mengurangi dampak ini, beberapa departemen transportasi negara bagian (DOT) dan departemen transportasi kota telah mulai menggunakan jus bit, keju atau acar air garam, atau mengolah limbah organik sebagai pengganti garam. Pilihan lain termasuk pra-perawatan jalan, dan beberapa DOT mengklaim pengoptimalan aplikasi garam memberikan manfaat keseluruhan terbaik. 

Fosfor dan PAH di Minnesota: Undang-undang negara bagian dapat membatasi atau menghilangkan penggunaan produk atau bahan kimia tertentu di negara bagian. Minnesota memiliki dua inisiatif kontrol sumber di seluruh negara bagian yang menangani fosfor dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dalam sealant tar batubara.

Undang-undang Pupuk Rumput Fosfor Minnesota mengatur penggunaan fosfor yang tidak perlu untuk mengurangi limpasan nutrisi fosfor ke sungai, danau, dan lahan basah. Undang-undang serupa ada di New Jersey, Connecticut, Maryland, dan District of Columbia; mereka sering membatasi aplikasi pupuk serta komposisi pupuk kelas komersial. Undang-undang Minnesota melarang pupuk rumput fosfor kecuali rumput baru sedang dibuat atau tes tanah menunjukkan kebutuhan untuk itu. Undang-undang juga mengharuskan pupuk jenis apa pun untuk segera dibersihkan jika tersebar atau tumpah di permukaan beraspal. Membatasi penggunaan pupuk fosfor adalah solusi yang efektif dan murah.

Badan Legislatif Minnesota juga melarang sealant berbasis tar batubara yang umumnya terkait dengan jalan masuk aspal, tempat parkir, dan jalur rekreasi. Sementara sealant berbasis aspal relatif jinak, sealant tar batubara, yang mengandung konsentrasi tinggi PAH, dianggap karsinogenik. PAH dalam sealant berbasis tar batubara dilepaskan melalui penguapan ke udara dan sebagai debu saat sealant dipakai. Kolam air badai sangat rentan terhadap akumulasi PAH. Sebuah studi oleh Badan Pengendalian Polusi Minnesota (MPCA) menemukan 67% dari total PAH dari 15 kolam air hujan di area metro berasal dari sealant berbasis tar batubara.

Lebih dari 14.000 fasilitas di negara bagian dilaporkan memiliki kolam air hujan dan fasilitas lahan basah, dan MPCA memperkirakan biaya untuk menanganinya antara $1 dan $5 miliar.

Kesimpulan

Fokus tradisional untuk mengatasi polusi air badai adalah pengolahan yang mirip dengan fasilitas air limbah—melepaskan air ke hilir dan mengolahnya sebelum melepaskannya ke lingkungan. Jenis pendekatan ini mungkin masuk akal untuk polutan yang dapat dihilangkan melalui proses ini, seperti sedimen; Namun, penggunaan pengolahan hilir untuk polutan yang larut menjadi lebih mahal dan kurang praktis. Pelacakan polutan yang ada secara individual untuk sepenuhnya menghilangkannya dari lingkungan menjadi latihan yang sia-sia. 

Penyaringan bahan kimia untuk pencemaran air permukaan sebelum rilis komersial adalah salah satu pilihan. Sejarawan lingkungan Joel Tarr menangkap dinamika ini dalam bukunya The Search for the Ultimate Sink. Dia mencatat bahwa polusi kepentingan telah ada dalam berbagai konteks — polusi udara, limbah nuklir, bahan berbahaya — dan polusi telah bergeser karena kerangka peraturan. Cara untuk benar-benar memberikan jalan untuk menghilangkan polusi adalah dengan menghilangkannya dari lingkungan pada sumbernya.

Contoh di atas menunjukkan upaya untuk mengidentifikasi masalah dan sumber dalam kualitas air dengan harapan untuk menghentikan polutan memasuki lingkungan di tempat pertama. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa peluang untuk meningkatkan kualitas air tidak terbatas pada fasilitas pengolahan, tetapi juga diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan legislatif yang baik.

LAYANAN ADY WATER

Jual zeolit untuk filter air jenis Batu, Pasir, dan Tepung. Kemasan zeolit per karung 20 kilogram dan eceran 4 kilogram. Sudah suplai zeolit ke industri Food and Beverage, berbagai BUMN, kebutuhan softener (Pelunak Air / Pengurang Kesadahan Air) rumah tangga. Ready Stock, kemampuan suplai hingga puluhan ton rutin per bulan

Ady Water jual membran RO merek: CSM, VONTRON, LUSO, FILMTEC. 

Ady Water jual membran RO ukuran 50 GPD, 75 GPD, 100 GPD, 200 GPD, 400 GPD, 500 GPD, 1000 GPD, 2000 GPD, 5000 GPD, 10000 GPD, dan ukuran yang lebih besar. 

Ady Water menerima PROJECT untuk instalasi mesin reverse osmosis dan membran reverse osmosis untuk industri. 

Aplikasi membran RO untuk industri AMDK, industri Food & Beverage, Depot Air Minum Isi Ulang, dll. Ada tiga jenis membran RO: SWRO (Sea Water Reverse Osmosis), TWRO (Tap Water Reverse Osmosis), BWRO (Brackish Water Reverse Osmosis)

Nomor WA Sales Yang Mudah Dihubungi

Senang dapat membantu Anda, Semoga kami dapat segera menyelesaikan masalah air yang sedang Anda hadapi. Terimakasih

1. Ghani 0821 2742 4060

2. Yanuar 0812 2165 4304

3. Rusmana 0821 2742 3050

4. Fajri 0821 4000 2080

5. Kartiko 0812 2445 1004

6. Andri 0812 1121 7411

Alamat kantor/gudang Ady Water yang bisa dikunjungi langsung. 

Silahkan Bapak/Ibu mengunjungi alamat kantor/gudang kami. Kami akan melayani Anda dengan senang hati dan semoga dapat membantu masalah air yang sedang Anda hadapi. 

1. Alamat Bandung:

Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194

2. Alamat Jakarta Timur

Jalan Tanah Merdeka No. 80B, RT.15/RW.5 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur 13830

3. Alamat Jakarta Barat

Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 4, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480

Katalog Ady Water

http://bit.ly/KatalogAdyWater

Komentar

Postingan populer dari blog ini

METODE PEMBUATAN SILIKA GEL (PART 2) | JUAL SILIKA GEL

Cara Menghilangkan Bau di Air Sumur

AIR SADAH DAN SOLUSI FILTER AIR